regional
Langganan

WISATA KULONPROGO : Asyiknya Bersepeda Kelilingi Pedesaan, Menikmati Alam Pegunungan Menoreh - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Sekar Langit Nariswari Jibi Harian Jogja  - Espos.id Jogja  -  Minggu, 9 Oktober 2016 - 08:20 WIB

ESPOS.ID - Sejumlah wisatawan bersepeda mengelilingi area persawahan di Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo. (Foto istimewa)

Wisata Kulonprogo menawarkan bersepeda dengan pemandangan alam Pegunungan Menoreh

Harianregional.com, KULONPROGO-Pegunungan Menoreh menyediakan beragam kegiatan rekreasi yang ramah bagi seluruh keluarga dengan bernuansakan alam. Kegiatan tersebut salah satunya bersepeda menikmati alam mengelilingi pedesaan dengan mengendarai sepeda ontel.

Advertisement

Wisata bersepedesa di sekitar areal persawahan bisa didapatkan salah satunya di Dolan Ndeso Boro, Banjarsari, Kalibawang. Wita Isriyanti, salah satu pengelola mengatakan bahwa pihaknya menyediakan paket wisata bersepeda secara berkelompok untuk para pengunjung.

“Paling tidak 1 kelompok terdiri dari 20 orang,” jelasnya ketika berbincang dengan Harianregional.com, pada Kamis (6/10/2016) lalu.

Advertisement

“Paling tidak 1 kelompok terdiri dari 20 orang,” jelasnya ketika berbincang dengan Harianregional.com, pada Kamis (6/10/2016) lalu.

Dalam wisata berkelompok yang disediakan, pengunjung juga sekaligus mendapatkan helm atau caping beserta sepeda yang akan digunakan. Selama bersepeda beramai-ramai ini, pengunjung juga akan didampingi oleh pemandu wisata untuk diajak ke lokasi-lokasi menarik dengan trek datar di seputar Desa Banjarasri.

Pemandu biasanya memiliki sejumlah alternatif trek bagi para pengunjung. Namun, tak menutup keinginan trek bisa arahkan sesuai inisiatif pengunjung di tengah perjalanan.

Advertisement

Bersambung halaman 2

Selain sepeda ontel, Wita mengatakan bahwa pihaknya juga bisa menyediakan sepeda gunung meski dengan harga sewa yang berbeda. Meski demikian, dengan menggunakan sepeda gunung maka pengunjung bisa diajak ke sejumlah trek berbeda yang lebih menanjak.

Advertisement

Namun, seluruh anggota kelompok harus kompak menggunakan sepeda gunung. “Jika ada yang pake ontel dan sepeda gunung nanti malah kesulitan memilih treknya,” papar gadis berhijab ini.

Biasanya, peminat wisata sepeda ini didominasi oleh wisatawan dari kota-kota besar yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas perkantoran. Wita mengatakan bahwa pemandangan aktivitas warga desa dan pertaniannya menjadi hal yang menarik bagi pengunjung tersebut.

“Padahal hal seperti itu sudah bisa buat kita,” tambah Wita sembari tersenyum. Selain itu, wisata sepeda juga digandrungi oleh wisatawan asing dari Eropa dan Amerika.

Advertisement

Selain bersepeda berkeliling desa, pengunjung juga bisa memesan paket khusus untuk sesi foto prewedding atau buku tahunan. Khusus untuk jenis persewaan seperti ini, disediakan pula kostum tradisional seperti kebaya dan beskap.

Sesi foto seperti ini semakin marak diminati beberapa waktu terakhir, khususnya dari kota-kota sekitar. Apalagi, lokasinya juga mendukung untuk melakukan sesi foto di luar ruangan ini.

Kuat Tri Utomo, Kepala Seksi Objek dan Sarana Prasarana Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) Kulonprogo mengatakan bahwa kawasan utara Kulonprogo memang menjadi magnet wisatawan karena lokasinya yang hijau. Selain itu, udaranya yang sejuk juga mendukung bagi wisatawan yang ingin sejenak rehat dari kesibukan sehari-hari.

Selain itu, kehidupan alami yang masih dianut oleh sebagian besar masyarakat Kulonprogo utara menjadi hal juga menarik bagi wisatawan asing. Minat yang tinggi itulah yang mendasari pengembangan wisata Pegunungnan Menoreh dalam waktu beberapa tahun mendatang.

Advertisement
Nina Atmasari - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif