regional
Langganan

12 Truk Kena Tilang Saat Lintasi Kota Madiun, Ini Sebabnya - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Abdul Jalil  - Espos.id Regional  -  Rabu, 24 Februari 2021 - 09:23 WIB

ESPOS.ID - Petugas memeriksa truk yang melintas di wilayah Kota Madiun, Selasa (23/2/2021). (Istimewa/Pemkot Madiun)

Esposin, MADIUN -- Sebanyak 12 kendaraan truk kena tilang karena tidak laik jalan saat melintas di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (23/2/2021). Rata-rata kendaraan jenis truk itu overload, overdimensi, dan overtonase.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Harum Kusumawati, mengatakan Dishub beserta Polres Madiun Kota menggelar razia kendaraan dan selama razia itu ada 12 truk tidak memenuhi syarat laik jalan.

Advertisement

Dia menuturkan sebagian kendaraan yang dikenai tilang itu diubah dari bentuk awalnya. Semisal, truk itu dimodifikasi dengan penambahan tinggi, lebar, dan panjang pada bagian bak kendaraan.

Baca juga: Vaksin Gotong Royong Bentuk Tanggung Jawab Pengusaha kepada Karyawan

Harum menegaskan hal tersebut jelas tidak diperbolehkan. Lebih lanjut, Harum menjelaskan penambahan kapasitas kendaraan itu bisa membahayakan bagi pengguna jalan lainnya.

Advertisement

Selain itu, ungkap dia, modifikasi kendaraan ini juga bisa merusak jalan karena melebihi beban.

“Ada 12 kendaraan yang overdimensi, overload, dan overtonase. Semuanya kendaraan itu kita tilang,” kata dia.

Kelengkapan Administrasi Kendaraan

Selain memeriksa kapasitas kendaraan, petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan seperti surat izin mengemudi atau SIM dan surat tanda nomor kendaraan atau STNK.

Baca juga: 832 Personel Polres Karanganyar Ikuti Vaksinasi Covid-19 Mulai Hari Ini

Advertisement

Bagi pengemudi yang tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK, lanjut dia, akan langsung diserahkan kepada petugas kepolisian.

Lebih lanjut, Harum menuturkan dalam razia itu juga menemukan sejumlah kendaraan yang mati uji. Pelanggaran ini juga langsung diserahkan kepada petugas kepolisian.

Dia berharap pemilik kendaraan patuh terhadap aturan yang berlaku. Jangan sampai pemilik trukmenambah kapasitas kendaraan maupun melewati masa uji berkala.

“Kegiatan operasi gabungan ini akan digelar dua hari ke depan,” kata dia.

Baca juga: Buktikan Status Juara Bertahan, Bayern Tundukkan Lazio 4-1

Advertisement
Rohmah Ermawati - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif