regional
Langganan

Bikin Paspor Mudah di Kantor Imigrasi Madiun, Begini Caranya - Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia

by Abdul Jalil  - Espos.id Regional  -  Senin, 14 Oktober 2019 - 08:51 WIB

ESPOS.ID - Aplikasi IS Madiun dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. (Abdul Jalil-Madiunpos.com)

Madiunpos.com, MADIUN -- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun meluncurkan aplikasi berbasis Android bernama Imigration Smart (IS) Madiun. Aplikasi IS Madiun ini untuk memudahkan masyarakat mengurus paspor dan menangkal aksi percaloan.

Melalui aplikasi yang bisa diunduh gratis di smartphone ini, masyarakat tidak perlu bersusah payah mengurus paspor. Hanya perlu waktu tiga hari untuk mendapatkan paspor.

Advertisement

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun, Yusup Umardani, mengatakan inovasi pelayanan berupa aplikasi IS Madiun ini diciptakan atas keluhan masyarakat. Biasanya dalam mengurus paspor, warga harus bolak balik ke Kantor Imigrasi. Sehingga banyak waktu yang terbuang.

Selain itu, permasalahan calo pengurusan paspor juga menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Dengan adanya permasalahan-permasalahan itu, aplikasi IS Madiun bisa menjadi solusi.

Advertisement

Selain itu, permasalahan calo pengurusan paspor juga menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Dengan adanya permasalahan-permasalahan itu, aplikasi IS Madiun bisa menjadi solusi.

Yusup menyampaikan dengan aplikasi ini pemohon paspor bisa langsung mengisi formulir pendaftaran dan melengkapinya dengan persyaratan.

"Setelah mengisi permohonan itu. Akan dicek terlebih dahulu oleh tim verifikasi. Verifikasi ini penting karena untuk mengecek kesamaan antara data di KTP, KK, Ijazah, akte kelahiran, atau bukti nikah. Soalnya ini sering ada perbedaan. Tim verifikasi ngecek itu semua," jelas dia, Kamis (10/10/2019).

Advertisement

Waktu menunggu sampai paspor terbit yaitu sekitar tiga hari dari pembayaran biaya pembuatan paspor. "Melalui aplikasi ini, pemohon juga bisa mengecek permohonannya ini berhenti di mana. Itu sudah bisa dilihat. Jadi tidak usah tanya-tanya lagi," jelasnya.

Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Kantor Pos. Pemohon yang lokasi rumahnya jauh dari Kantor Imigrasi bisa menitipkan pengambilan paspor di Kantor Pos.

Sejak diluncurkan tiga bulan lalu, aplikasi IS Madiun ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di luar Madiun. Ada pemohon paspor dari Surabaya sampai Solo. Bahkan setiap bulan rata-rata pengajuan pembuatan paspor bisa sampai 100 orang.

Advertisement

"Apalagi saat ini ada jalan tol, sehingga masyarakat dari luar Madiun bisa dengan mudah dan cepat untuk mengajukan permohonan paspor," jelas dia.

Advertisement

Advertisement
Kaled Hasby Ashshidiqy - Jurnalis Solopos Media Group, menulis konten di media cetak dan media online.
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif